logo blog

HASIL FORUM DISKUSI SANTRI SE-KAB. PATI



Asna Aksi Indosiar
Berfoto, baik Muslim maupun Muslimah, adalah perkara muamalah yang hukum asalnya boleh.

Kaidah fikih menyebutkan,
al-Aslu fil mu’amalah al-ibahah hatta yadullad dalilu ‘ala at-tahrim
 (asal hukum mu’amalah adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya).

Sebagian kelompok memang pernah mengharamkan foto, khususnya foto dengan objek makhluk bernyawa. Mereka berpendapat, foto sama saja dengan gambar atau lukisan. Berdalil dari hadis Rasulullah SAW, “Sesungguhnya, manusia yang paling keras disiksa di hari Kiamat adalah para tukang gambar (yang mereka yang meniru ciptaan Allah).” (HR Bukhari Muslim).
            Namun, pendapat kalangan ini banyak dibantah. Bantahan paling mematahkan dari teknis fotografi sendiri. Teknik pengambilan foto sama sekali berbeda dengan lukisan. Tidak ada unsur meniru dalam fotografi karena hanya mencetak objek hasil dari bayangan.
            Jadi, fotografi sama sekali tak bisa disamakan dengan melukis, seperti disebutkan dalam hadis tersebut.

Forum Diskusi Santri HISBU Kab. Pati 2016
Foto Asna Aksi Indosiar & Uly Da'i Muda Indonesia MNCTV
Selfie sah-sah saja. Masalah nanti selfie tujuanya apa  tergantung tujuan masing-masing pribadinya . kalau tujuanya untuk dijadikan kenangan bahwa suatu saat akan jadi sesuatu yang berharga.tak ada masalah. Atau mungkin orang melakukan selfie dengan alasan agar menginspirasi orang lain. Bahkan gus mus saja sering upload kemesraan dengan keluarga. Dan saya yakin itu tujuannya baik.
            Yang jelas Islam melarang ujub. Dan selfie ini belum ada dalil yang jelas, masih khilafiah. Dan selfie belum menyentuh ranah boleh atau tidak boleh (halal/haram) tapi hanya menyentuh ranah pantas atau tak pantas (moral) jadi masih bisa diolah-olah. hiiiiiii Yang terpenting tidak berlebihan dan tidak menyentuh ranah-ranah keharaman. Misal pamer aurat.

Forum Diskusi Santri HISBU Kab. Pati 2016
Asna & Uly Sebagai Keynote Spiker, Arya Sebagai Moderator
Selfie memang lebih banyak digandrungi kaum hawa. Terkhusus, bagi Muslimah yang ingin selfie, dipesankan untuk menjaga adab-adab Islami ketika berfoto.

  • menutup aurat secara sempurna dan memastikan tidak ada aurat yang tersingkap
  • menjaga akhlak dan sikap dengan baik
  • tidak meniru pose-pose wanita Jahiliyah sehingga berpotensi membangkitkan keinginan orang-orang jahat untuk berbuat negatif.
  • Bagi Muslimah yang ingin mengunggah foto-fotonya ke internet juga perlu kehati-hatian.

Beberapa Pandangan tentang selfie oleh para kiai, dan MUI :

Ahmad Fauzi Hamzah, (anggota tim perumus forum bahtsul masail dari salah satu pondok pesantren Blitar).
            Selfie masih diperbolehkan, dengan alasan tertentu. Selfie haram hukumnya bila sampai menimbulkan fitnah”.           
                        Adapun Kriteria fitnah itu diantaranya:
  1. foto selfie yang mampu memunculkan ketertarikan lawan jenis. Dan akhirnya berbuat yang tidak benar.
  2. Foto seronok yang tidak sesuai etika dan kepatutan
  3. foto yang memancing orang lain untuk berkomentar negatif

Tengku Zulkarnain (Wakil Sekretaris Jenderal MUI)
Mengaku tidak  mempermasalahkan fenomena  foto  selfie yang  dilakukan  seorang  wanita  muslimah  yang kemudian  diunggah  ke media  sosial . “Yang penting tidak buka aurat). Menurut Zulkarnain, hal yang menjadi penilaian ulama cukup hanya berurusan pada masalah zhahirnya saja. Maksudnya, masalah batin seperti niat tidak menjadi urusan ulama. Menurutnya, masalah niat itu menjadi persoalan wanita itu dengan Allah SWT.

Menurut Ustadz Felix
Selfie itu kebanyakan berujung pada TAKABBUR, RIYA, sedikitnya UJUB buat cewek apalagi cowok, lebih baik hindari yang namanya foto selfie, nggak ada manfaatnya banyak mudharatnya.

Dampak Selfie

Positif

  •   Memiliki kepercayaan diri
  •   Pandai mengeksplorasi kemampuan atau keahlian yang dimilikinya
  •   Bisa menjadi hiburan
  •   Sebagai penyampaian pesan positif kepada orang lain


Negatif

  •   Membuat seseorang menjadi kecanduan
  •   Dapat menjauhkan seseorang dari kontak dunia nyata
  •   Dapat membuat seseorang sangat mencintai dirinya sendiri
  •   Bisa mengganggu ketidaknyamanan orang lain


    Forum Diskusi Santri HISBU Kab. Pati 2016
    Foto Bersama Setelah Kegiatan Selesai Bersama Tamu Undangan dan Nara Sumber
    Jadi Intinya Foto Selfie pada dasarnya boleh dilakukan, masalah persoalan diunggah ke Media Sosial itu yang perlu dilihat, niat dan motifasinya. apabila baik dan untuk kebaikan maka diperbolehkan akan tetapi kalau niatnya Ujub, Takabbur, Ananiyah, Fitnah, dan beberapa sifat tercela. maka haram hukumnya. 

    Panitia Forum Diskusi Santri HISBU 2016

The Bigges Games Show Bustanul Ulum Pagerharjo

The Bigges Games Show Bustanul Ulum Pagerharjo
Inilah keseruan di kegiatan classmeeting The bigget games show in the PIB, dalam the bigges games show ini sangat amatlah meriah buka hanya pesertanya yang semangat,penontonnya pun juga sangat antusias.

the biggest game show PIB ini ada III babak, babak yang I adalah lomba estafet bendera, babak ke II  lomba estafet air dan babak ke III adalah estafet kacang panjang, ada juga babak tambahan yang di peruntukkan bagi negara/kelas hasilnya seri yakni lomba cerdas cermat moho.
       
Untuk babak pertama yakni lomba estafet bendera dengan cara peserta memindahkan bendera yang melewati rintangan yakni harus melompati tali , dan ini adalah yang menyenangkan terlebih Lagi ada beberapa peserta yang terjatuh saat lompat tinggi , hal ini membuat penonton juga peserta menjadi terhibur.
          
Untuk babak ke II, adalah lomba estafet air, peserta mengambil air dengan gelas air mineral, lalu di gigit dan melewati rintangan dengan melewati jembatan bambu yang telah di persiapkan oleh  panitia. Seperti yang ada di babak pertama, babak kedua juga ada peserta yang terjatuh, hingga membuat suasana menjadi lebih seru dan lucu.
                 
Untuk babak yang ketiga ini adalah lomba estafet kacang panjang, peeserta harus membawa kacang panjang dengan menggunakan mulutnya lalu melewati trowongan yang telah di sediakan, dalam melewati trowongan peserta harus tiarap dan harus berpacu dengan waktu yang telah di tentukan oleh panitia.
              
Setelah semua babak selesai kini panitia mulai menghitung semua total dari negara” yang telah di dapat, tapi untuk negara Amerika (X IPA ) dan Belanda (X IPS) nilainya seri, kedua negara ini harus menjawab pertanyaan dari panitia sambil memakan moho ,dan akhirnya negara USA yang menang, dan ini  juga adalah the winner kita untuk MTS dan MA

No
Juara
Negara
Kelas

No
Juara
Negara
Kelas
1
1 (Satu)
Inggris
IXB

1
1 (Satu)
Prancis
XI IPA
2
2(Dua)
Jerman
VIIB

2
2 (Dua)
Mexico
XI IPS
3
3(Tiga)
Jepang
IXA

3
3 (Tiga)
AS
X IPA

Lomba Kaligrafi Bustanul Ulum Tahun 2015 Berlangsung Meriah

Lomba Kaligrafi Bustanul Ulum Berlangsung Meriah
Hisbucom, Kaligrafi - Agenda Himpunan Siswa Bustanul Ulum hari ini, senin (9/2/2015) adalah Lomba Kaligrafi Bustanul Ulum. Lomba Kaligrafi ini kami adakan karena ingin melihat kreatifitas temen-temen mulai dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Tak hanya itu, Lomba Kaligrafi ini juga bertujuan untuk menjaring temen-temen yang mempunyai bakat dibidang kesenian kaligrafi. Sehingga nanti kalau ada lomba kaligrafi di tingkat Kabupaten maupun Provinsi, kami mempunyai delegasi yang berkualitas dan mantap.

Ada sebanyak 30 peserta yang mengikuti lomba kaligrafi tadi pagi. Peserta yaitu perwakilan tiap kelas dengan mengirimkan 3 delegasi. Durasi waktu yang panitia berikan adalah 4 jam.

Lomba yang semula menjadi tenang, akhirnya jadi meriah dan tawa setelah KH. Ihsan Shiroj (salah satu sesepuh madrasah) datang melihat proses lomba peserta. Tingkah laku dan ucapan yang humor mampu membuat peserta tertawa terbahak-bahak, pokoknya seru deh...hehe

Profil KH Syarif Rahmat, Penceramah HUT Bustanul Ulum Ke-49

Profil KH Syarif Rahmat, Penceramah HUT Bustanul Ulum Ke-49
Hisbucom, HUT PIB - Hai sahabat Hisbu, sebentar lagi kita akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Madrasah Bustanul Ulum yang ke 49 nih. Sudah pada tau siapa penceramah yang akan ngisi acara tabligh akbar belum ? Kalau belum mimin kasih tau nih.

Alhamdulillah, perayaan puncak acara HUT nanti akan dimeriahkan tabligh akbar oleh KH. Syarif Rahmat atau yang sering ngisi acara "Damai Indonesiaku TVone" itu loh. Sudah kenal apa belum ? Kalau belum yuk baca dulu profil dari KH. Syarif Rahmat yang kami kutip dari web ummulquro.sch.id

Profil KH. Syarif Rahmat

KH. Syarif Rahmat RA, SQ, MA dilahirkan di Banjarsari Kabupaten Ciamis sarjana Al-Qur'an (SQ) Plus Hafidz Qur'an ( Penghapal Al-Qur'an).Menghapal Al-Qur'an ia tekuni di sela-sela melaksanakan kegiatan akademis di Fakultas Syari'ah PTIQ hanya dalam sebelas bulan. Selanjutnya penulis telah dua kali mengikuti kader Ulama Indonesia(PKU-MUI) yang dilaksanakan oleh MUI DKI Jakarta dan MUI Pusat, beliau juga telah menyelesaikan Pasca Sarjana di Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta. Saat ini beliau sedang menempuh program Doktoral ( S3 ) di Sekolah Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sebagai dosen PTIQ Jakarta dan Pengasuh Pondok Pesantren Ummul Qura Pondok cabe. Ustadz Syarif (panggilan akrabnya) sangat produktif dalam bidang karya tulis. Diantaranya buletin Jum'at "Qum" yang terbit setiap Jum'at sejak tahun 1989 sampai sekarang, Munajat (1995), Muhasabah (2004), Pemburu Hantu dalam Tinjauan Syariat (2005) dan SMS Abu-Abu (2009).

Semenjak menjadi pelajar Syarif Rahmat telah mengukir prestasi yang gemilang diantaranya, juara cerdas Cermat isi dan kandungan Al-Qur'an pada MTQ tingkat Nasional tahun 1983 di Padang Musabaqah Tahfizil Qur'an 30 Juz berserta Tafsirnya, juara pertama Musabaqah Syarhil Qur'an DKI Jakarta, Peserta terbaik PKU MUI baik ditingkat DKI maupun ditingkat MUI pusat, peraih nilai tertinggibpada ujian masuk Pasca Sarjana IIQ Jakarta, Penghargaan sebagai pendidik yang berprestasi oleh MediaPropil Indonesia tahun 2001.

Sebagai kiayi, santri dan masyarakat, Ustadz yang pernah menjadi juara pertama lomba ceramah antar mahasiswa PTIQ Jakarta ini aktif berdakwah di berbagai instansi pemerintah maupun swasta dan pengajian-pengajian dimajlis ta'lim sampai tabligh akbar tingkat nasional. Penceramah tetap di radio swasta Jakarta ini juga pernah aktif sebagai pembimbing kerohanian di Rutan Salemba Pondok Bambu, RSDU Pasar Rebo, PT. Primajasa, dan sebagainya.